Jumat, 18 Maret 2011

How to: Install Triple Operating System. Windows XP, Ubuntu, and Windows 7

Hi everyone I’m back again :) this time we will learn how to make triple boot with 3 operating system on 1 (one) notebook/personal computers. In this short tutorials I will show you the way how to install windows XP, ubuntu, and windows 7 without need to much modification and of course with low error risk. I guarantee everyone can follow this simple steps without problem as long you read every step carefully. This installation should starts from windows XP then ubuntu and then windows 7. If you not follow this step I’m not guarantee if you meet problem in your boot loader so please read carefully before you do something that will make your day become bad.

Reason:

This day I still need windows XP for completing my daily job, beside that I also want to try windows 7, in other side I always open minded to trust every operating source is good, that’s why I choose ubuntu as my unix family. Why Windows XP still needed this day? because some application wouldn’t run smoothly on windows 7 even with xp compability. I believe other people also has their own reason.

Requirements:

1. Notebook/Netbook/Personal Computer.
2. Minimum RAM (random access memory) 1 GB, Recommended RAM 4GB.
3. VGA card with minimum 128 MB, Recommended 512 MB .
4. Minimum 1.6 GHz processor.
5. DVD/CD ROM, Flash-disk (used as install media, Flash-disk only used for BIOS supported Flash-disk boot).

Preparations:

Before you follow instruction how to install triple OS please prepared your HDD partition. Use any tools you like, I recommended to use “Partition Magic” since it really simple and easy. Partition your HDD to become 4 or more drive. Drive C and D should be in NTFS format with size minimum 30GB (Recommended 50GB), another drive is free for you to choose how you like them to be. Assuming now you have 4 drives C,D,E,F and you already have all requirements now move to next step.

1. Installing Windows XP.

Just insert your windows XP DVD/CD and it will run automatically clean install. If you don’t have DVD/CD-rom you can search on google how to install windows XP through flash-disk (you will need BIOS which can boot from flash-disk) Follow all step on installation, PLEASE INSTALL WINDOWS XP ON C DRIVE. sit back and relax until windows XP installed on your computer.


2. Installing Ubuntu.

After windows XP installed now we have to install ubuntu first before install windows 7. Get a wubi! download it and then run it from windows XP. Follow all step and read the FAQ on wubi website, PLEASE INSTALL UBUNTU ON C DRIVE. Now sit back and relax again until wubi installing ubuntu on your system.


3. Installing Windows 7.

After This step now you have dual-boot it was windows XP and ubuntu. Now the last step is installing windows 7. Use DVD-rom if you have, if you don’t you can use flash-disk and created boot flash-disk using Windows 7 USB/DVD tool

Just follow all instruction PLEASE INSTALL WINDOWS 7 ON D DRIVE, sit back and relax get some coffee! :D

Checking Your System.

After all step done now you will have windows 7 boot with option to choose “Earlier Version of Windows” and “windows 7” if you want to boot into windows xp or ubuntu you have to choose “Earlier Version of Windows” Windows XP and ubuntu will listed on this menu, if you want to run windows 7 just run choose “windows 7“. Now try each operating system and make sure there is no error or problem on boot and application.

Congratulation! you’re just done, have a nice day! :D

Sumber : Istanto Blog

Membuat komputer/notebook booting dari jaringan dengan PXE

Dengan komputer notebook Toshiba Portage 2000 yang termasuk notebook lama dan tidak ada external CD/DVD dan tidak bisa booting via USB disk, maka kemungkinan untuk melakukan install ulang sistem operasi yaitu melakukan booting dari jaringan.

Disini dipersiapkan untuk melakukan instalasi windows di notebook.

Beberapa hal yang perlu disiapkan yaitu :

1. Komputer host sebagai server
2. PXE server
3. Image file untuk booting
4. Kabel UTP atau LAN


Tahapan yang dilakukan yaitu :

1. Siapkan komputer host, yaitu komputer desktop kerja
2. Install PXE server software
PXE server software yang dibutuhkan disini yaitu mempunyai fitur :
a. DHCP server, agar komputer yang akan booting di LAN mendapatkan IP otomatis
b. Bisa melakukan booting melalui LAN
Software yang dipakai yaitu tftpd32 yang dapat didownload di http://tftpd32.jounin.net atau langsung file berikut http://www.jounin.net/download/tftpd32.329.zip
Lakukan berikut ini:
a. Download file tersebt diatas
b. extract semua file di c:\pxeserver
3. Download image file
Image file yang diperlukan disini yaitu bertujuan agar komputer dapat booting di DOS dengan fasilitas jaringan aktif.
File image dapat didownload di NU2, yaitu “BFD full package v1.0.7.zip” dengan alamat website http://www.nu2.nu/bootdisk/network/
Lakukan berikut ini :
a. extract file di folder c:\pxeserver\image
b. buat image dengan cara berikut ini:
- cd c:\pxeserver\image
- bfd -i c:\pxeserver\bfd.imz -t 144 msnet target a:
c. akan diperoleh file image di c:\pxeserver\bfd.imz dengan ukuran 1,44 Mb
4. Setup PXE server
a. jalankan program c:\pxeserver\tftpd32.exe
b. Pilih tabulasi DHCP server, dan isikan variabel DHCP server, misal :
- Current direktori : sesuai tempat install
- alamat komputer : 192.168.7.12
- alamat DHCP yang diinginkan mulai dari 192.168.7.200 sebanyak 5 alamat (7.200 - 7.204)
- Boot file diisi dengan : pxelinux.0
- DNS server : dikosongkan (0.0.0.0)
- Router dan network mask diisi sesuai dengan parameter jaringan.
- klik tombol save agar tersimpan setupnya



c. Seting tftpd32
- klik tombol settings
- Pastikan isi base direktori adalah “.”
- Isian lainnya adalah default



5. Setup untuk booting otomatis
a. Download file kernel dari syslinux, url yaitu : http://www.kernel.org/pub/linux/utils/boot/syslinux/ pilih file syslinux-2.10.zip
b. Extract file tersebut dan pilih file “pxelinux.0″ dan copy ke c:\pxeserver
c. Di folder hasil extract diatas, pilih subfolder memdisk dan pilih file “memdisk”, copy file tersebut ke c:\pxeserver
d. Buat folder “c:\pxeserver\pxelinux.cfg”
e. Buat file “c:\pxeserver\pxelinux.cfg\default” dan edit dengan text editor (notepad) dan isikan dengan text berikut :

default boot
prompt 0
say booting…
label boot
kernel memdisk
append initrd=bfd.imz

6. Sambungkan komputer notebook portage 2000 ke LAN dan booting pilih lewat PXE / LAN
- Pilih konfigurasi AUTO saja jika tidak tahu banyak tetang setup jaringan

Selamat mencoba dan semoga berhasil

Sumber : Kusprayitna Blog

Sabtu, 05 Maret 2011

Sharing Internet Modem via WiFi

Koneksi internet hanya 2 komputer (biasa dikenal dengan sebutan peer to peer connection) via Wifi untuk memanfaatkan koneksi internet menggunakan modem, baik itu modem CDMA, GSM atau Speedy dapat dilakukan dengan mudah.

Untuk menggunakan koneksi internet via modem secara bersama oleh 2 orang yang menggunakan laptop dan memiliki media wireless network built in, tidaklah sulit namun perlu beberapa langkah melakukan setting pada ke 2 laptop yang akan digunakan dalam share internet ini.

Contoh melakukan sharing internet seperti ini misalnya, Hendri menggunakan modem Huawei dengan kartu GSM Indosat IM3 sebagai koneksi ke internet. Internet yang diakses oleh Hendri juga ingin digunakan oleh Agus. Nah bagaimana supaya agar Agus juga bisa menggunakan akses internet tanpa harus membeli modem lagi.

Untuk melakukan sharing internet dari laptop ke laptop hal yang perlu dibutuhkan di sini adalah adanya line untuk koneksi antar ke 2 laptop tersebut. Line penghubung dimaksud di sini adalah LAN atau Wireless Network Connection.


Pada praktek kali ini kita menggunakan line koneksi Wireless sebagai penghubung antar laptop.

Sebagai contoh Hendri menggunakan laptop Acer Aspire 2920Z memiliki wireless network built in dan terkoneksi ke internet menggunakan modem huawei gsm (Indosat). Agar internet bisa diakses oleh Agus (memiliki laptop Toshiba 10", maaf spesifikasi lengkapnya saya lupa) maka berikut langkah melakukan sharing internet.

SETTING KE 2 LAPTOP

Pada laptop Hendri lakukan perubahan setting pada ip address wireless menjadi :
IP : 192.168.0.1
Subnet mask : 255.255.255.0
Default gateway, preferred DNS server dan Alternate DNS server biarkan kosong.

Caranya Klik Start - Connect To - Show All Connections. Pada jendela Network Connection klik kanan pada Wireless Network Connection 2 dan pilih Propertis sehingga muncul jendela Wireless Network Connection 2 Propertis.

Klik tab Wireless Networks - Advanced, dari jendela Advanced pilih Computer-to-computer (ad hoc) network only, dengan cara klik pada lingkaran kecil, kemudian klik Close, Ok.


Pada laptop Agus lakukan perubahan setting pada ip address wireless menjadi :

IP : 192.168.0.2 (3-255)
Subnet mask : 255.255.255.0
Default gateway : 192.168.0.1

Sedangkan preferred DNS dan Alternate DNS srver biarkan kosong.

Caranya sama seperti laptop Hendri yaitu Klik Start - Connect To - Show All Connections. Pada jendela Network Connection klik kanan pada Wireless Network Connection 2 dan pilih Propertis sehingga muncul jendela Wireless Network Connection 2 Propertis.

Klik tab Wireless Networks - Advanced, dari jendela Advanced pilih Computer-to-computer (ad hoc) network only, dengan cara klik pada lingkaran kecil, kemudian klik Close, Ok.

Simpan perubahan yang dilakukan baik pada laptop Hendri dan laptop Agus.

SHARING INTERNET

Pada laptop Hendri (laptop 1 windows xp sp2) harus dishare internet connectionnya agar dapat diakses dari laptop Agus (laptop 2 windows xp sp2), caranya sebagai berikut :

Masuk ke propertis modem dengan cara klik Start - Connect To - Show All Connections. Klik kanan pada IndosatGPRS dan klik Propertis. Apabila anda menggunakan modem berjenis lain dan kartu yang berbeda silahkan pilih modem yang sesuai dengan cara klik kanan pada modem tersebut dan pilih propertis).



Pada jendela Modem Propertis, terdapat 4 tab yaitu General, Options, Security, Networking dan Advanced. Klik pada tab Advanced kemudian berikan tanda centang pada Allow other network users to connect through this computer's internet connection.

Selanjutnya pilih line sharing dengan cara klik scroll down pada Home networking connection kemudian pilih Wireless Network Connection 2 dan klik OK sehingga hasil tampilan icon seperti gambar berikut.



CARA MENGGUNAKAN INTERNET BERSAMA

Pertama aktifkan koneksi internet di laptop 1 dan pastikan bahwa internet sudah terkoneksi dengan baik, selanjutnya beralih ke laptop 2, lakukan koneksi dari laptop 2 ke laptop satu dengan cara masuk ke properti wireless network

kemudian pada tab wireless network klik view wireless networks. Klik pada wireless yang ada kemudian klik Connect. Tunggu beberapa saat hingga proses koneksi selesai.

Internet sekarang sudah bisa digunakan secara bersama, selamat mencoba.

Sumber : http://belajar-ilmu-komputer.blogspot.com/2010/06/sharing-internet-modem-via-wifi.html

Kamis, 20 Januari 2011

Menghitung Perkalian dengan Mudah (2)

Artikel lanjutan dari Menghitung Perkalian dengan Mudah, bisa dilihat disini

Jika dalam tulisan sebelumnya saya tuliskan rumus praktis perkalian angka dari 11 sampai 20. Pada tulisan ini saya akan tuliskan rumus praktis perkalian angka dari 21 sampai dengan 30.

Perkalian untuk Angka 21 sampai 25
Formasi Jari Untuk Angka 21 sampai 25

Formasi Jari Untuk Angka 21 sampai 25

Formasi Jarinya pun tetap sama dengan formasi sebelumnya pada perkalian 11 sampai 20. Contoh pengoperasian bisa dilihat dari gambar berikut ini.
Pengoperasian perkalian angka 21 sampai 25

Pengoperasian perkalian angka 21 sampai 25

Untuk penyelesaian soal seperti gambar diatas. Langkah-langkahnya pun pada dasarnya sama dengan yang kemarin
Untuk penyelesaian soal pertama 22 X 22
langkah-langkahnya
1. Posisikan Jari formasi 22 dan 22
2. Tulis angka 400
3. Jumlahkan jari-jari yang berdiri kiri ada 2 dan di kanan ada 2 dan kalikan 2, dalam puluhan jadi jumlahnya 40 X 2 = 80
4. Kalikan angka-angka satuannya. Dari angka 22 dan 22 maka satuannya adalah 2 dan 2. Jadi hasil kalinya adalah 4
5. Jumlah keseluruhan hasil 400 + 80 + 4 = 484
Begitupun penyelesaian soal kedua. Sama caranya dengan langkah-langkah diatas

Perkalian Angka 21 sampai 25 dengan angka 26 sampai 30
Untuk perkalian antara angka 21 sampai 25 dengan angka 26 sampai 30 kita perhatikan formasi jari untuk angka 26 sampai 30.
Formasi Jari untuk Angka 26 sampai 30

Formasi Jari untuk Angka 26 sampai 30

Contoh pengoperasian perkalian angka 21-25 dengan angka 26-30 bisa kita lihat dengan memperhatikan gambar dibawah ini.
Contoh Pengoperasian perkalian angka 21-25 dengan angka 26-30

Contoh Pengoperasian perkalian angka 21-25 dengan angka 26-30

Penjelasan dari contoh soal tersebut diatas adalah sebagai berikut. Untuk soal pertama dalam contoh 22 X 27
langkah-langkahnya
1. Posisikan Jari formasi 22 dan 27
2. Tulis angka 500
3. Jumlahkan jari-jari yang berdiri kiri ada 2 dan di kanan ada 2 dan kalikan 2, dalam puluhan jadi jumlahnya 40 X 2 = 80
4. Kalikan angka-angka satuannya. Dari angka 22 dan 27 maka satuannya adalah 2 dan 7. Jadi hasil kalinya adalah 14
5. Jumlah keseluruhan hasil 500 + 80 + 14 = 594

Perkalian Angka 26 sampai 30
Untuk formasi jari mengikuti gambar ke 3. Formasi jari untuk angka 26 sampai 30. Contoh pengoperasian bisa kita lihat juga pada gambar dibawah ini.
Pengoperasian Perkalian Angka 26 sampai 30

Pengoperasian Perkalian Angka 26 sampai 30

Dari gambar tersebut dapat dijelaskan cara penyelesaian perkalian angka antara 26 sampai 30. Pada dasarnya sama yang berbeda hanya pada langkah ke-2.
Untuk contoh soal pertama 27 X 27
langkah-langkahnya
1. Posisikan Jari formasi 27 dan 27
2. Tulis angka 600
3. Jumlahkan jari-jari yang berdiri kiri ada 2 dan di kanan ada 2 dan kalikan 2, dalam puluhan jadi jumlahnya 40 X 2 = 80
4. Kalikan angka-angka satuannya. Dari angka 27 dan 27 maka satuannya adalah 7 dan 7. Jadi hasil kalinya adalah 49
5. Jumlah keseluruhan hasil 600 + 80 + 49 = 729

Semoga bermanfaat,

Salam Kompasiana

Menghitung Perkalian dengan Mudah

Bagi sebagian anak matematika adalah pelajaran yang sangat menakutkan. Bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun banyak yang menghindari matematika. Seperti sahabat saya beberapa waktu lalu yang stress hanya gara-gara nemu soal matematika saat mengikuti test tertulis seleksi penerimaan pegawai. Padahal hanya soal-soal statistik sederhana untuk mencari mean, modus dan median, tapi benar-benar membuat dia putus asa dan begitu pesimis kalau dia nggak bakalan diterima bekerja.

Matematika mempunyai jenjang dan aturan pemahaman yang jelas. Seorang siswa kelas 4 SD akan mengalami kesulitan mempelajari matematika jika materi pelajaran kelas 1, 2, dan 3 tidak dikuasai dengan baik. Penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian pecahan dan juga dasar-dasar perhitungan yang lain harus dapat dikuasai siswa dengan baik agar siswa yang bersangkutan tidak mengalami kesulitan yang lebih besar pada tingkat selanjutnya.

Kunci utama matematika sesungguhnya adalah kecermatan. Lewat kecermatan inilah kita bisa menentukan, mana dan di mana jalan keluar yang terbaik untuk menjawab soal. Dalam tulisan ini saya mencoba untuk sedikit berbagi tentang rumus-rumus praktis perkalian sederhana.

Perkalian Angka antara 11 sampai 15
Formasi Jari untuk angka 11 sampai 15

Formasi Jari untuk angka 11 sampai 15

Perhatikan formasi jari untuk angka 11 sampai dengan angka 15 diatas. Dengan formasi jari tersebut kita akan dapat menyelesaikan soal perkalian 11 sampai 15 dengan mudah dan sangat cepat.
Contoh pengoperasian perkalian

Contoh pengoperasian perkalian

Dari gambar diatas dapat dijelaskan bahwa perkalian angka antara 11 sampai 15 dapat kita selesaikan dengan mudah. Kita hanya memposisikan jari seperti formasi di gambar pertama.

Contoh untuk soal 13 X 12

Langkah-langkahnya:

1. Posisikan Jari formasi 13 dan 12

2. Tulis angka 100

3. Jumlahkan jari-jari yang berdiri kiri ada 3 dan di kanan ada 2, dalam puluhan jadi jumlahnya 50

4. Kalikan angka-angka satuannya. Dari angka 13 dan 12 maka satuannya adalah 3 dan 2. Jadi hasil kalinya adalah 6

5. Jumlah keseluruhan hasil 100 + 50 + 6 = 156

Begitupun juga untuk soal nomor 2 diatas. Jika anak telah paham tidak perlu lagi menulis langkah-langkahnya hanya melihat formasi jari anak sudah mengetahui jumlahnya.

Perkalian angka “11 sampai 15″ dengan angka “16 sampai 20″
Formasi Jari untuk Angka 16 sampai 20

Formasi Jari untuk Angka 16 sampai 20

Formasi jari untuk angka 16 sampai 20 sama dengan formasi jari untuk angka 11 sampai 20. Untukpengoperasian kita lihat contoh gambar berikut ini.
Pengoperasian perkalian angka 11-15 dengan angka 16-20

Pengoperasian perkalian angka 11-15 dengan angka 16-20

Langkah-langkah pengoperasian hampir sama dengan perkalian angka 11 sampai 15. Yang membedakan hanya dilangkah ke 2.

Contoh 1 dalam gambar 16 X 11

langkah-langkahnya:

1. Posisikan Jari formasi 16 dan 11

2. Tulis angka 150

3. Jumlahkan jari-jari yang berdiri kiri ada 1 dan di kanan ada 1, dalam puluhan jadi jumlahnya 20

4. Kalikan angka-angka satuannya. Dari angka 16 dan 11 maka satuannya adalah 6 dan 1. Jadi hasil kalinya adalah 6

5. Jumlah keseluruhan hasil 150 + 20 + 6 = 176

Dan untuk soal nomor duapun sama pengoperasiannya.

*) catatan jika angka 20, maka pada langkah ke 4 satuannya bukan 0 melainkan 10.

Perkalian Angka 16 sampai 20

Pada perkalian angka ini formasi tetap seperti pada formasi jari diatas. (Lihat gambar ke-3). Pengoperasiannya juga hampir sama. Kita lihat dalam gambar.
Pengoperasian perkalian angka 16 sampai 20

Pengoperasian perkalian angka 16 sampai 20

Penjelasan untuk contoh di gambar 17 X 17

Langkah-langkahnya:

1. Posisikan Jari formasi 17 dan 17

2. Tulis angka 200

3. Jumlahkan jari-jari yang berdiri kiri ada 2 dan di kanan ada 2, dalam puluhan jadi jumlahnya 40

4. Kalikan angka-angka satuannya. Dari angka 17 dan 17 maka satuannya adalah 7 dan 7 Jadi hasil kalinya adalah 49

5. Jumlah keseluruhan hasil 200 + 40 + 49 = 289

*) catatan jika angka 20, maka pada langkah ke 4 satuannya bukan 0 melainkan 10.

Mungkin kawan-kawan kompasianers sudah banyak yang tahu tentang rumus praktis ini. Masih ada beberapa lagi rumus praktis yang ingin saya tuliskan. Mungkin lain kali. Semoga bermanfaat untuk mengajarkannya pada putra-putri atau adik-adik kita.

Sumber: Modul Seminar Aritmatika untuk Anak

Semoga bermanfaat,

Salam Kompasiana

Metode perkalian dengan jari tangan

Menggunakan metode perkalian dengan jari tangan mungkin sudah banyak yang mengetahuinya. Metode perkalian dengan menggunakan jari tangan ini dianggap sangat bermanfaat untuk diajarkan kepada anak-anak terutama yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Cara yang murah dan praktis bagi anak-anak saat mengerjakan soal-soal matematikanya. Mereka masih jarang diberikan tugas matematika yang rumit atau operasi matematika yang melibatkan angka dalam hitungan ratusan, ribuan, dan seterusnya. Metode perkalian dengan menggunakan jari tangan ini hanya untuk mengerjakan operasional perkalian yang sederhana. Terutama perkalian yang melibatkan angka 6 hingga angka 9.

Caranya sebagai berikut :

* Yang digunakan adalah tangan kanan dan kiri, yang masing-masing dengan lima jari dan masing-asing jari dalam posisi berdiri.
* Tangan kiri digunakan untuk menghitung salah satu angka yang akan dikalikan, sedangkan tangan kanan untuk menghitung angka yang lain.
* Patokan menghitung adalah mulai dari angka 6 ( hitungan 6 ) yaitu jari kelingking.
* Setelah kita menghitung dari angka 6 (patokan), jari ditekuk dan jari yang ditekuk tadi menjadi angka
* puluhan, sedang yang masih berdiri adalah angka satuan.
* Jumlah jari yang masih berdiri di tangan kanan dikalikan dengan jumlah jari yang masih berdiri di tangan kiri. Kemudian hasilnya dijumlahkan dengan nilai jari yang ditekuk baik yang di tangan kanan maupun kiri, dapat deh hasil perkaliannya.

Contoh : 8 x 7, ikuti cara diatas;

* Tiga jari pada tangan kanan ditekuk, karena kita menghitung mulai dengan angka patokan 6 (hitungan 6, 7, 8). Tiga jari yang ditekuk tadi bernilai 30. Sisa jari tangan kanan yang masih berdiri ada 2.
* Dua Jari pada tangan kiri ditekuk, karena kita menghitung mulai dengan angka patokan 6 (hitungan 6, 7). Dua jari yang ditekuk tadi bernilai 20. Sisa jari tangan kiri yang masih berdiri ada 3.
* Jumlah jari yang masih berdiri di tangan kanan dikalikan dengan jumlah jari yang masih berdiri di tangan kiri yaitu : 2 x 3 = 6. Kemudian jumlah nilai jari (puluhan) yang ditekuk baik yang di tangan kanan maupun kiri adalah : 30 + 20 = 50.
* Maka hasil perkalian antara 8 dengan 7 adalah 50 + 6 = 56


Contoh perkalian yang lain misalnya : 9 x 6, ikuti cara diatas;

* Jari tangan kanan yang ditekuk ada 4 (hitungan 6, 7, 8, 9) = 40
* Jari tangan kiri yang ditekuk ada 1 (hitungan 6) = 10
* Jari tangan kanan yang berdiri ada 1
* Jari tangan kiri yang berdiri ada 4
* Hasil : 40 + 10 = 50 (jari ditekuk)
* Hasil : 1 x 4 = 4 (jari yang berdiri)
* Jadi 9 x 6 sama dengan 50 + 4 = 54


Demikian cara-cara perkalian dengan menggunakan jari tangan yang bisa diajarkan pada anak-anak. Hemat dan mencerdaskan. Silahkan mencoba.

Sabtu, 21 Agustus 2010

DO'A SETELAH TARAWIH DAN WITIR

DO'A TARAWIH

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا بِاْلإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِفَرَائِضِكَ مُؤَدِّيْنَ، وَعَلَى الصَّلَوَاتِ مُحَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ، وَبِالنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلاَيَا صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَفِى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرَةِ الكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَبِحُوْرٍ عِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّيْنِ شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِنْ مَعِيْنٍ، مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِيْ هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلاَ تَجْعَلْنَا اللَّهُمَّ مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ، إِلهَنَا عَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا، وَاغْفِرِ اللَّهُمَّ لَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَلأُمَّهَاتِنَا، وَلإِخْوَانِنَا وَلأَخَوَاتِنَا، وَلأَزْوَاجِنَا وَلأَهْلِيْنَا َوِلأَهْلِ بَيْتِنَا، وَلأَجْدَادِنَا وَلِجَدَّاتِنَا، وَلأَسَاتِذَتِنَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِمُعَلِّمِيْنَا، وَلِمَنْ عَلَّمْنَاهُ وَلِذَوِى الْحُقُوْقِ عَلَيْنَا، وَلِمَنْ أَحَبَّنَا وَأَحْسَنَ إِلَيْنَا، وَلِمَنْ هَدَانَا وَهَدَيْنَاهُ إِلَى الْخَيْرِ، وَلِمَنْ أَوْصَانَا وَوَصَّيْنَاهُ بِالدُّعَاءِ، وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ.

وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السَّلاَمَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَيْهِمْ، وَعَلَى عَبِيْدِكَ الْحُجَّاجِ وَالْمُعْتَمِرِيْنَ وَالغُزَاةِ وَالزُّوَّارِ وَالمُسَافِرِيْنَ، فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَالْجَوِّ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَقِنَا شَرَّ الظَّالِمِيْنَ، وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ، يَا مُجِيْبَ السَّائِلِيْنَ، وَاخْتِمْ لَنَا يَا رَبَّنَا مِنْكَ بِخَيْرٍ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ .



DO'A WITIR

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ.

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا، وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا اَللَّهُ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.